Ceramah Islam Jakarta

TANDA DITERIMANYA AMAL

Ramadhan sebentar lagi meninggalkan kita. Waktu-waktu yang penuh berkah ini akan berlalu dari hidup kita, dan kita tidak tahu apakah tahun depan kita akan menemuinya lagi.

Setiap kita pasti menginginkan agar amal ibadah yang kita lakukan diterima Allah Ta’ala. Kita berharap seluruh shiyam, qiyam, tilawah dan shadaqah di bulan Ramadhan ini menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat dan penghapus seluruh kesalahan di masa lalu.

Tidak ada yang bisa memastikan bahwa amal ibadah kita layak diterima. Namun para ulama menyebutkan ciri-ciri diterimanya amal ibadah.

Diantaranya adalah, apa yang dikatakan oleh Imam Hasan al-Bashri rahimahullah,
“Sesungguhnya diantara balasan amalan kebaikan ialah (dimudahkan Allah) melaksanakan kebaikan setelahnya. Dan diantara hukuman atas perbuatan buruk ialah melakukan keburukan setelahnya. Maka, apabila Allah telah menerima (amalan dan taubat) seorang hamba, niscaya Allah akan memberinya taufiq untuk melaksanakan ketaatan (kepada-Nya), dan memalingkannya dari perbuatan maksiat (kepada-Nya).”

Jadi salah satu tanda diterimanya amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini, adalah kita bersemangat untuk beribadah di luar bulan Ramadhan.

Kita semangat untuk menegakkan shalat lima waktu berjamaah, semangat untuk membantu mereka yang lemah, semangat untuk menegakkan shalat malam, semangat untuk berlama-lama menatap mushaf alQuran dan yang lebih khusus lagi adalah semangat untuk melaksanakan shaum sunnah syawwal sebegai pelengkap shaum Ramadhan.

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,
Barangsiapa shaum pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan shaum enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh.” (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

Mari, mulai saat ini, kita niatkan amal shalih lanjutan setelah Ramadhan. Kita bertekad untuk menjadi hamba yang mengerti benar posisi hamba di hadapan Rabb nya, dengan tunduk dan patuh pada Nya.

Allahumma taqabbal minnaa
Ya Allah terima seluruh amal ibadah kami

Allahumma balighnaa ramadhan wa ramadhan wa ramadhaan ..
Ya Allah sampaikanlah usia kami untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan, bertemu lagi Ramadhan, bertemu lagi Ramadhan ..

Dan wafatkanlah kami dalam keadaan husnul khaatimah ..

Aamiin