Berita Duka Cita

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun
"Sesungguhnya kami milik ALLAH dan kepada-NYA lah kami kembali"
(Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 156 | 2:156)

 

Segenap keluarga besar Masjid Jenderal Sudirman mengucapkan turut berduka cita yang mendalam

atas wafatnya KH. Ubaidillah Ahmad Chalid (Pengajar tetap kajian Kitab Bulughul Maram di Masjid Jenderal Sudirman)

Pada Hari Ahad, 11 Oktober 2020

 

Semoga ALLAH Ta'ala berikan beliau rahimahullah husnul khatimah,
diampuni segala dosa-dosa dan kesalahan beliau,
dimasukkan ke dalam surga-NYA,
diberikan kebaikan-kebaikan di akhirat serta pahala yang selalu mengalir kepada beliau.
Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan.
Aamiin Allahumma Aamiin..

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ،
وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ،
وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ،
وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ،
وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ،
وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ،
وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ،
وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-hu warham-hu wa ‘aafi-hi wa’fu ‘an-hu wa akrim nuzula-hu,
wa wassi’ madkhola-hu, waghsil-hu bil maa-i wats tsalji wal barod,
wa naqqi-hi minal khothoyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danaas,
wa abdil-hu daaron khoirom min daari-hi,
wa ahlan khoirom min ahli-hi,
wa zawjan khoirom min zawji-hi,
wa ad-khilkul jannata,
wa a’idz-hu min ‘adzabil qobri wa ‘adzabin naar.

“Ya ALLAH!
Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai) maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga),
Luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es,
Bersihkan dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran,
Berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia),
Berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia),
Istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya),
Dan masukkan dia ke Surga,
Jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.”
(Hadits Riwayat Muslim no. 963)